sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 

BELAJAR MENULIS SCENARIO ( bagian I )
Memperhatikan adegan film/sinteron
Fokus perhatian : Segmen dan Scene

Menulis scenario film atau sinetron sekarang lebih dipermudah /lebih ringkas dibandingkan dengan masa lalu.Terutama sinetron,apalagi sinetron striping.Sebelum belajar masalah tehnis penulisan,modal utama calon penulis scenario,paling tidak pernah bekerja di lapangan film/sinetron.

Lalu bagaimana bagi yang tidak pernah terjun ke dunia film atau sinteron? Ada alternatif lain.Minimal gemar menonton film /sinetron.Bagi Anda yang sudah gemar menonton film/sinetron,dan berminat atau mau mencoba menulis scenario,inilah tips sederhana.Mulai sekarang perhatikanlah adegan film/sinetron kegemaran Anda.

Segmen/segmentasi/sekwen/sekwensi selanjutnya saya sebut SEGMEN.Pengertian sederhananya adalah ,adegan di satu set yang berurutan kejadaiannya pada satu waktu. Misalnya:Tokoh masuk ke halaman rumah, lalu masuk ke dalam rumah,lalu masuk kamar menaruh sesuatu,lalu keluar kamar,dan duduk di ruang tamu.

SECENE adalah bagian dari segmen.Kita urai dari contoh segmen diatas maka menjadi: Scene 1 Teras, scene 2 Ruang tengah, scene 3 Kamar, secene 4 Ruang tengah(menuju ruang tamu) scene 5 Ruang tamu.

Untuk penulisan scenario sinetron sekarang ini, segmen tidak dipergunakan lagi,langsung penulisan Scene.Tidak ada salahnya kita belajar menulis segmen dan scene.

TUGAS: Perhatikan film/sinetron kegemaran anda,cobalah anda bagi per segmen dan per scene,jika perlu Anda mencatatnya.Sekali lagi,latihan ini hanya bagi Anda yang belum pernah terjun ke dunia film/sinetron.

INGAT: Kita belum membicarakan tehnis penulisan scenario,ini baru dasarnya saja. Selamat mencoba.Jika ada pertanyaan,fokuskan pada segmen dan scene saja ,jangan melebar .
 

sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,