sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
oleh Lili Dewita pada 26 Juli 2011 jam 20:27

Segunduk cahaya rembulan, menyingkirkan sepi dari pundi-pundi masa lalu
Kerlip bintang bagai manik-manik menghiasi indahnya selendang malam
Galau hati perlahan reda ditengah rayu kunang-kunang 
Bangkitkan sukma bagai bianglala merenda cakrawala

Pepohonan penampung kenangan tersenyum merelakan 
Membiarkan asa yang menggantung di awan jatuh di padang impian
Rerumputan menyediakan tempat untuk mengubur segala duka
Malam terus berjalan, merayap menyambut hangatnya mentari pagi
Menyongsong asa yang tertunda
 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,