sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
oleh Lili Dewita pada 02 Juli 2011 jam 17:23

Jejak langkah masih saja menapak pada bumi, enggan beranjak meski cakrawala menggoda mengajak terbang dan menari bersama bintang. pesona laut merayu mengajak berenang bersama ikan.
Nyanyian rindu masih saja menggema dalam dada, hanya dalam dada, meski rasa ingin mengungkap dengan kata, meski jiwa menangkap sejuta makna.

Keindahan itu hanya mampu dilihat mata sukma, terbang bersama sayap-sayap memori yang kian memudar, dan  kecupan sinar mentari kembali menyadarkan, kaki masih menapak pada bumi,  namun masih saja terdengar bahasa jiwamu, seperti pantai mendengar kisah gelombang, Kaki masih saja menapaki bumi

 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,