sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
Saat terindah 
menatap mentari bersamamu
di anjung sepi
di pagi hari

Saat mentari pergi
kau pun menghilang
hati pun suram
dan mimpi indahku pun berlalu
bagai puing-puing debu
yang diterbangkan angin lalu

Lalu hati masih bertanya
pada jawapan yang entah di mana
kiranya hadirmu cuma
sebuah persinggahan
sebuah perkhabaran
untuk menduga rapuhnya ikatan
pada sebuah perjanjian

Rohaizah Ahmad
 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,