sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
oleh : Rohaizah Ahmad

Oktober lalu kau datang
membentang sutera kasih
aku pun menapaki sutera kasihmu
kelembutannya menyelimuti seluruh jiwaku
tanpa rasa gusar
tanpa rasa sedar
aku pun terus terlena
dalam dakapan khayalmu
atau 
benarkah
bait puisimu
adalah kata hatimu?

Waktu pun berlalu
entah kenapa
terasa ada kerikil di bawah hamparan sutera kasihmu
sakit kakiku memijaknya
hari demi hari

Oktober ini
hamparan sutera kasihmu
semakin pudar
atau mataku semakin kabur
atau hatiku yang tak lebur
dek bujukan luhur

Maafkan
kalau tika ini
kau telah kubuang
tak ada lagi di sudut hati
kerna kau punya identiti
dan aku pun rela menyendiri
 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,