sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
pada 24 Februari 2011 jam 21:24

Hai sepi,
Aku datang lagi
mana pekat malam yang biasa bercengkerama bersama kita?

Maafkan aku pernah meninggalkanmu
demi angin surga yang berhembus sesaat
kukira akan membawaku ke surganya

Lihatlah sepi.
aku kembali membawa luka yang teramat dalam
entah akan tersembuhkan?
Semoga ini luka terakhir
Tapi, sanggupkah aku menarik semua angan-anganku
dan menguburkannya di dasar bumi?




DB

24022011

 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,