sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,

Sayang

09/13/2011

0 Comments

 
oleh Nani S. Karyono pada 11 November 2009 jam 18:51

  Sayang
  kata temanku,
  kini malam tak sungguh gulita,
  sebab ia bersahabat dengan lampu kota.
  gemintang pun tak lagi tinggi,
  hampir bersalaman dengan pohon kersen,
  di halaman belakang rumah kita.
  jadi bolehkah jika ingin kusimpan sebutir,
  di saku bajuku,
  dekat dada?
  (sigaretmu sisa sepotong,
  kau tinggalkan di asbak, sore tadi)
  Sayang
  kata temanku,
  siang berasa makin terik,
  jika tertinggal caping.
  dan fajar baru saja bersepatu,
  menantang adu lompat.
  jadi aku mesti bergegas,
  bis antar kota enggan menunggu.
  kondekturnya pasti berteriak,
  karena penumpangnya telah penuh sesak!

    (kemejamu tergantung di kapstok,
  bekas kemarin)

    (2009)

 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,