sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
 lengang menjelang petang, rembang menggenang kenang. si padang bertimbang sayang, mendulang harap pagi petang. siang sepanjang tepi banda bakali, sampan melaju menjauh hulu, mengail gariang sampai dipanggil gigil. sepesisir pantai puruih, sejak olo ladang ke koto marapak, menumpang ombak berkecipak riak. duhai, anakku anakmu mengumpul buah katapiang, turun naik berlari kecil di dinding pemecah gelombang. sejumlah memori mesti dipercik api, selagi masih berharap pagi. yang lainnya biarkan mencair mengair, menguap turun menggerimis, biar langit melapang hati, biar rindu bernafas panjang. setumpak luas tanah telah ditelan samudra, setapak masa lalu tepaku membenak. terkenang bapak, kuburnya digusur abrasi. teringat cucu dan anak, tidurnya sesak isu gempa dan tsunami. ketika senja turun, secangkir kopi menahun tegun. ladam kuda bendi mendingin diam, kelam membenih malam. 


Muhammad Ibrahim Ilyas, 191011
 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,