sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
musim melepas malam pergi, angin merancah dinihari. rindu menukar tanda bukti dan cincin itu hilang di mimpi. anakku anakmu tawar menawar dengan fajar, bersijingkat menjejak jari. hanya sepenanakan nasi lagi akan ada matahari, daun gugur tak lagi semata bunyi. maafkan, nyala yang menggenang matamu tak bisa kusudahi. janji menganyam tali, mematri sunyi hati dan nadi.

040911

 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,