sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
akhirnya malam menghidangkan kepada kita senampan lelah

setelah sebelumnya rakus kita saling hirup kata, engkau tanpa campuran dan aku lebih suka yang blend

mau bagaimana lagi, huruf demi huruf yang kita kudap menjadi kata ternyata tak cukup memuaskan

untuk itu bersama kita memasuki malam dan mencari kalimat untuk kita dapat terkenyangkan

gerai demi gerai kita telusuri disela hiruk pikuk manusia penuhi setiap meja yang ada. ku kata, negeri kita tidak miskin kok.

terdampar kita akhirnya di sudut sebuah perempatan

tepat dimana selera kita saling sepakat. ini kalimat yang kita cari

walau hanya di kaki lima, walau bahkan tanpa tenda

rakus kita mengunyah sesudahnya, engkau nambah, akupun juga.

merasa terpuaskan, hati terasa ringan

dan dengan bebas kau jejalkan padaku kembali huruf, kata dan kalimat. bersama serombongan temanmu

diiringi nyanyian, diiringi band ajaran.

yah, akhirnya aku menyerah pada lelah



FA

Jakarta, 26082011

 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,