sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
panas dan sesaknya kereta itu
perlahan sirna juga saat pagi
diamana kelebat bayang sisa malam
pepohonan, sawah, ladang 
dan perkampungan berselimut embun
datang menyejukkan...

walau tak tampak jelas benar
kurasakan pasti
bahwa semua yang terlewat tadi
bukan suatu yang asing
pada jiwa penuh kerinduan ini.

ada begitu banyak cerita tertahan
begitu menyesak untuk diungkapkan
ada begitu banyak ingin
yang harus dituntaskan.

lalu kitapun saling berkomunikasi
melalui segala perangkat yang ada
tentang mimpi, tentang janji
tentang segala
dimana jadikan kita berikatan
tanpa harus saling berdekatan

pada suatu ruang di kota ini
kemudian kita saling berjanji
bahwa apapun yang terjadi nanti
adalah titian
dimana kita harus saling menepati...



oleh Feriyanto Arief pada 12 Mei 2011 jam 7:49
 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,