sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,
 
dari kegelapan yang menjelang sempurna
maka sia-sialah aku bila tak sempat
mengeja kata-kata yang sering kau lantunkan
di dinding kayu rumah kita


dari sanalah engkau menuliskan bait-bait, kehidupan,
keabadian semesta; sementara sang waktu
memberkatimu dengan mahkota perak
di kepala


dari kegelapan yang menjelang sempurna
ibu, ajari daku kembali mengeja kebesaran cinta
agar aku kenali ke mana air bermuara
dan ke mana angin mengembus putik bunga



Iwan Ardhie Priyana 
 


Comments




Leave a Reply


sajak, sastra, puisi, poetry, poem, writing, menulis, cerpen, novel, diksi,